Dalam dunia logistik global, mengirimkan satu produk dari pabrik di vietnam hingga tiba di gudang anda di jakarta bukanlah pekerjaan sederhana. Barang tersebut tidak mungkin hanya “Naik satu truk”. Kemungkinan besar, barang itu akan diangkut oleh truk ke pelabuhan, dinaikkan ke kapal kargo raksasa, dibongkar di pelabuhan tujuan, lalu diangkut lagi oleh kereta atau truk lain sebelum akhirnya sampai ke tangan anda. Proses yang melibatkan berbagai jenis alat angkut (moda) ini adalah tulang punggung dari rantai pasok modern.
Di sinilah kita sering mendengar dua istilah yang terdengar mirip, namun memiliki implikasi yang sangat berbeda bagi bisnis anda: transportasi multimoda dan transportasi intermoda. Keduanya sama-sama menggunakan lebih dari satu moda transportasi (kapal, truk, kereta, pesawat). Namun, perbedaan utama di antara keduanya terletak pada satu hal krusial: kontrak dan tanggung jawab. Memahami perbedaan ini adalah kunci untuk menentukan mana yang lebih efisien untuk kebutuhan logistik anda.
1. Apa Itu Transportasi Intermoda?

Mari kita mulai dengan yang lebih klasik, yaitu Intermoda. Sederhananya, transportasi intermoda adalah pengiriman barang yang menggunakan beberapa moda transportasi, di mana setiap moda diatur dengan kontrak yang terpisah.
Bayangkan Anda merencanakan liburan sendiri dari Jakarta ke Paris. Anda memesan tiket pesawat dari maskapai A (Kontrak 1). Setibanya di bandara Paris, Anda memesan taksi ke stasiun kereta (Kontrak 2). Kemudian, Anda membeli tiket kereta ke pusat kota (Kontrak 3). Dalam skenario ini, Andalah yang bertanggung jawab mengurus setiap perpindahan. Jika pesawat Anda terlambat sehingga Anda ketinggalan kereta, maskapai A tidak akan peduli; itu adalah masalah Anda.
Dalam logistik, pengirim (atau freight forwarder yang mereka tunjuk) bertindak sebagai perencana liburan tersebut. Mereka menegosiasikan harga dan kontrak terpisah dengan perusahaan pelayaran (untuk kapal), perusahaan trucking (untuk truk), dan operator kereta.
- Poin Penting (Karakteristik Intermoda):
- Banyak Kontrak: Ada kontrak terpisah untuk setiap “kaki” perjalanan (misalnya, satu kontrak untuk laut, satu untuk darat).
- Tanggung Jawab Terbagi: Jika kontainer Anda rusak saat diangkut truk, Anda harus mengajukan klaim ke perusahaan truk. Jika rusaknya di kapal, Anda klaim ke perusahaan pelayaran. Ini bisa rumit dan sering terjadi saling lempar tanggung jawab.
- Fleksibilitas Tinggi: Keuntungannya adalah Anda bisa “berbelanja” dan memilih operator termurah atau tercepat untuk setiap rute. Anda bisa menggabungkan layanan dari berbagai perusahaan untuk mendapatkan kombinasi terbaik.
- Beban Administratif: Anda (atau agen Anda) harus mengurus lebih banyak dokumen, tagihan, dan koordinasi antar operator.
2. Apa Itu Transportasi Multimoda?

Sekarang, mari kita lihat Multimoda. Ini adalah pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi. Transportasi multimoda juga menggunakan beberapa moda transportasi, namun semuanya dikoordinasikan di bawah satu kontrak tunggal.
Kita kembali ke analogi liburan Anda. Daripada pusing memesan satu per satu, Anda membeli “Paket Tur All-in-One” dari satu agen perjalanan. Anda cukup membayar satu kali ke agen tersebut, dan mereka yang akan mengurus tiket pesawat, bus penjemput di bandara, dan tiket kereta Anda. Jika pesawat terlambat sehingga Anda ketinggalan bus, agen perjalanan itulah yang bertanggung jawab penuh untuk mencarikan Anda bus pengganti.
Dalam logistik, agen perjalanan ini disebut Multimodal Transport Operator (MTO). Anda hanya perlu berurusan dengan satu perusahaan ini. MTO tersebut akan menerbitkan satu dokumen pengiriman (disebut Multimodal Bill of Lading) yang mencakup seluruh perjalanan dari titik awal hingga titik akhir, tidak peduli berapa banyak kapal, truk, atau kereta yang terlibat di belakang layar.
- Poin Penting (Karakteristik Multimoda):
- Satu Kontrak Tunggal: Hanya ada satu kontrak yang Anda tanda tangani dengan MTO untuk seluruh perjalanan.
- Tanggung Jawab Tunggal: MTO bertanggung jawab penuh atas barang Anda dari saat barang diambil hingga barang diantar. Jika barang Anda rusak di tengah perjalanan, Anda tidak perlu pusing mencari tahu siapa yang salah (perusahaan truk atau kapal); Anda cukup mengajukan klaim ke MTO tersebut.
- Kesederhanaan Administrasi: Anda hanya menerima satu tagihan dan hanya perlu menghubungi satu customer service. Ini sangat menyederhanakan proses.
- Potensi Efisiensi: MTO besar seringkali memiliki jaringan dan volume pengiriman yang besar, sehingga mereka bisa mendapatkan harga yang lebih baik dari operator kapal atau kereta, yang kemudian bisa ditawarkan kepada Anda.
3. Perbandingan Langsung: Multimoda vs. Intermoda
Untuk memudahkan Anda menelaah perbedaan inti antara keduanya, mari kita lihat tabel perbandingan sederhana di bawah ini:
| Fitur | Transportasi Intermoda (Rakit Sendiri) | Transportasi Multimoda (Paket Lengkap) |
| Kontrak | Banyak kontrak. Satu untuk setiap moda/operator. | Satu kontrak tunggal dengan MTO. |
| Tanggung Jawab | Terbagi. Masing-masing operator bertanggung jawab hanya pada bagiannya. | Tunggal. MTO bertanggung jawab penuh dari awal sampai akhir. |
| Administrasi | Rumit (Banyak tagihan, banyak kontak yang harus dihubungi). | Sederhana (Satu tagihan, satu kontak). |
| Proses Klaim | Sulit. Harus membuktikan di mana kerusakan terjadi dan siapa yang salah. | Mudah. Cukup klaim ke satu MTO. |
| Fleksibilitas | Tinggi. Anda bebas memilih operator termurah/terbaik untuk setiap rute. | Terbatas. Anda terikat pada jaringan dan mitra yang dimiliki MTO tersebut. |
4. Mana yang Lebih Efisien untuk Bisnis Anda?
Ini adalah pertanyaan utamanya. Jawabannya adalah: “efisien” bisa berarti banyak hal, dan pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan dan sumber daya perusahaan Anda.
Transportasi Multimoda cenderung lebih efisien jika:
- Anda adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) atau baru memulai ekspor/impor. Kesederhanaan administrasi dan memiliki satu penanggung jawab jauh lebih berharga daripada sedikit penghematan biaya.
- Anda tidak memiliki tim logistik internal yang besar untuk mengurus banyak kontrak.
- Anda memprioritaskan kemudahan pelacakan (visibility). MTO modern biasanya menyediakan satu platform terpadu untuk melacak barang Anda di sepanjang perjalanan.
- Anda membutuhkan prediktabilitas biaya. Satu tagihan all-in jauh lebih mudah untuk dianggarkan daripada mengelola banyak tagihan terpisah.
Transportasi Intermoda mungkin lebih efisien jika:
- Anda adalah perusahaan besar dengan tim logistik internal yang kuat dan berpengalaman.
- Anda memiliki volume pengiriman yang sangat tinggi sehingga penghematan beberapa persen di setiap rute menjadi sangat signifikan.
- Anda membutuhkan fleksibilitas absolut untuk memilih operator khusus (misalnya, operator truk A untuk barang pendingin, operator kapal B untuk rute cepat) yang tidak dimiliki oleh satu MTO.
- Anda memiliki sistem sendiri untuk mengelola dan melacak berbagai pengiriman dari operator yang berbeda.
Singkatnya, jika Anda mencari efisiensi operasional dan kesederhanaan, Multimoda adalah pemenangnya. Jika Anda mencari efisiensi biaya tertinggi dan memiliki sumber daya untuk mengelolanya, Intermoda bisa menjadi pilihan. Bagi sebagian besar bisnis saat ini, kenyamanan dan keamanan yang ditawarkan oleh satu kontrak tunggal (Multimoda) seringkali lebih diutamakan.

https://blog.satpellembar.info/perbedaaan-transportasi-multimoda-vs-intermoda/